DonggalaHeadlinePaluPeristiwa

Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, Dua Korban Dinyatakan Hilang

×

Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, Dua Korban Dinyatakan Hilang

Share this article
Operasi SAR pencarian dua ABK KLM Nur Ainun Balqis di Selat Makassar. (©Basarnas Palu)
Operasi SAR pencarian dua ABK KLM Nur Ainun Balqis di Selat Makassar. (©Basarnas Palu)

PALU, pojokSULTENG.ID | Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap dua korban tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nur Ainun Balqis di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, resmi dihentikan pada Minggu (22/2/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan dua korban yang masih hilang.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Palu, Moh. Rizal, mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan melakukan pencarian terakhir pada Minggu pagi menggunakan KN SAR Baladewa di area Last Known Position (LKP) dengan radius pencarian 50 mil laut.

Operasi dimulai pukul 07.30 WITA, namun hingga pukul 15.30 WITA, hasil pencarian nihil. Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban. Selanjutnya, pada pukul 15.45 WITA, tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat bermusyawarah dan menyepakati penghentian operasi. Pemantauan akan tetap dilakukan, dan operasi SAR akan dibuka kembali apabila ada tanda-tanda dari korban.

Dua korban yang masih dinyatakan hilang adalah Gus Wan (47) dan Adam (20). Adapun tiga korban lainnya, yakni Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47), sebelumnya telah ditemukan selamat oleh kapal nelayan mitra dari Kabupaten Donggala pada Minggu, 15 Februari 2026.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KLM Nur Ainun Balqis bertolak dari Pelabuhan Nunukan pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 02.00 WITA, dengan membawa lima orang penumpang menuju Pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Kapal dihantam ombak besar saat memasuki perairan Selat Makassar pada 14 Februari 2026 pukul 03.00 WITA, hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam. Seluruh penumpang terpaksa melompat untuk menyelamatkan diri.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue KPP Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Polairud, Saka SAR, dan nelayan setempat. Setelah operasi dinyatakan selesai, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *