PALU, pojokSULTENG.ID | Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal senilai Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Dana tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) sebesar Rp2,58 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPC) senilai Rp277,6 miliar.
Kepala BI Sulteng Irfan Sukarna menyebutkan, proyeksi kebutuhan uang tunai masyarakat selama periode tersebut mencapai Rp1,76 triliun, meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh pembayaran THR, penyaluran bantuan sosial, dan lonjakan aktivitas ekonomi menjelang Lebaran.
Sebagai bagian dari program tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI), BI menggelar layanan penukaran uang dan edukasi Rupiah di berbagai titik. Layanan kas keliling dijadwalkan 11 kali di Palu dan Parigi Moutong, serta hadir di Terminal Tipe Palu dan Pelabuhan Donggala pada awal Maret.
BI juga memperkuat sinergi dengan 22 bank untuk membuka 26 titik layanan penukaran di wilayah seperti Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk, dan Pasangkayu. Total frekuensi layanan mencapai 52 kali, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Untuk memastikan kelancaran dan transparansi, masyarakat dapat mendaftar penukaran melalui aplikasi PINTAR mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA. BI menargetkan layanan SERAMBI dapat melayani hingga 2.700 penukar.
Masyarakat diimbau untuk menukarkan uang melalui jalur resmi guna menghindari pungutan liar dan risiko uang palsu. BI juga terus mengedukasi publik tentang metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) sebagai langkah menjaga keaslian Rupiah dan stabilitas harga selama Ramadan.












